Minggu, 24 Januari 2010

Pengorbanan Cinta Mati

Hai mau tau ya gimana sih cerita ini? yuk baca aja!
Sepasang kekasih yg masih brondong mungkin umurnya sekitar 17-19 tahunan, bernama Carrie dan Brian. mereka berdua saling menyayangi tapi ada satu hal yg aneh kedengarannya si Carrie itu buta dan ia ingin sekali bisa melihat indahnya pemandangan di bumi ini dan Brian merasa kasihan dengan Carrie yg hidupnya terus dilalui oleh kegelapan tapi uniknya Brian ini bisa suka sama Carrie yg buta karena Brian suka bagaimana isi hati Carrie tersebut.
Mereka banyak melalui rintangan dan cobaan di bumi ini. Setiap Brian mengajak Carrie jalan banyak orang yg bertanya-tanya juga sedikita yah pasti kalian taukan seperti mengejek atau manghina, itu membuat hati Carrie pedih dan ia tak mau keluar dari rumah maupun diam di dekat jendela. sudah beberapa minggu Carrie tetap tak mau keluar dari rumah orang tuanya sedih melihat anak perempuannya seperti ini terus tapi tak ada yg bisa mereka lakukan selain merawatnya dan menghiburnya.
Brian sering kali datang ke rumah Carrie untuk melihat keadaan Carrie. Saat itu Brian sedang berbicara dengan Carrie tentang hal yg mau ia korbankan "Carr, mulai besok kegelapanmu akan segera hilang tapi kamu tak bisa melihatku lagi" ucap Brian "Brian apa maksudmu?" tanya Carrie bingung tapi Brian memegang tangan Carrie dan mencium heningnya lalu tanpa berkata apa2 Brian meninggalkan Carrie dan kembali ke rumahnya.
Keesokan harinya Carrie di bawa oleh orang tuanya serta juga Brian ke suatu tempat terus ada suara pria yg bertanya pada Carrie "Apa kamu siap Carrie?" setelah itu Carrie menghembuskan nafas agar tenang "Siap" jawabnya dan lama kelamaan Carrie merasa lelah dan tertidur. Beberapa jam kemudian pria itu bertanya pada Carrie lagi "Carrie setelah aku membuka perban ini kamu akan melihat cahaya, kamu sudah siap?" dan Carrie menjawab "Siap".
Habis perban itu perlahan-lahan terbuka pertama kalinya Carrie melihat cahaya yg masih saru terus lama2 itu semakin jelas dan awalnya ia melihat sesosok wanita dan pria dengan wajah keorang tuaan dan Carrie berkata "Mama, Papa" "Carrie anakku sekarang engkau bisa melihat" balas sang Ibu terus Carrie baru ingat kalau semua ini berkat Brian "Oh ya pa, Brian di mana?" tanyanya "Hmm Brian? papa tunjukkan siapa itu Brian" jawabnya dan mengajak Carrie ke suatu ruang, di sana ia melihat sesosok laki-laki muda tanpa mata yg sudah tergeletak di tempat tidur "Jadi i...itu Br...Brian?" tanya Carrie "Iya, dialah yg sudah mengorbankan kedua bola matanya demi kamu Carrie tapi dia tak mendapat donor" jelas sang Ayah lalu air mata menetes dari mata Carrie dan ia hanya bisa memandang jenazah Brian, "Brian begitu besar pengorbananmu padaku aku akan selalu mengingat pengorbanan cintamu demi aku" ucap Carrie dalam hati untuk terakhir kalinya kepada Brian.
TAMAT
»»  READMORE...

Jumat, 22 Januari 2010

De'narsiz (That's us)

Hei teman2 semua, mau tau sedikit tentang teman2ku, nah inilah dia foto kita di taman bermain Agrowisata saat berkemah

foto ini di take saat hari ke-4 pada tanggal 24 Desember 2009, nah mau tau kenapa kita di bilang De'narsiz? ini jawabannya :
Coz kita suka foto2an bergaya2 yg aneh2 apalagi si endut Novita uh banyak sekali fotonya di HPku. Oh ya mau taukan siap aja yg ada di foto itu, yg paling bawah itu namanya Lian, terus di sampingnya namanya Sika, lalu yg paling belakang itu namanya Bintang, dan yg bajunya warna merah itu aku sendiri hehe lumayankan gaya kita. foto ini sebagai kenangan kita di Agrowisata walaupun masih banyak tapi ini favoritku.
Well teman2 kunjungi aja terus blogku dan kalau mau facebook kan cari aja Sinta de'Mystify nanti pasti aku confirm deh, bye.
»»  READMORE...

Akhir dari Perkemahan di Agrowisata

Kamis, 24/12/09
Pada jam 6 pagi semuanya baru bangun dan kita di suruh bersih2 juga membereskan alat kita sekaligus membongkar tenda masing2 regu, tapi it's useless banget soalnya tenda kita gak pernah dipakai tidur karena daerah Agrowisatakan dekat pegunungan jadi musimnya hujan melulu deh. Setelah kita selesai beres2 kita bebas mau ngapain dan waktu itu aku sama Lian laper banget dan kita berdua akhirnya belanja nasi goreng di warung lalu di wantilan kita makan, hmm lumayan untuk ngisi perut.
Oh ya sebelum kita pulang itu kita mandi dulu dan setelah itu kita mendengarkan pengumuman juara per regu dalam hal yg udah kita lakukan seperti kebersihan, kedisiplinan, nilai petualangan, atraksi kemaren, dll. tapi dari semua nilai yg telah di jumlahkan kita dapat juara 2, asyik kita aja gak nyangka kalau kita bisa raih juara 2 lalu kita terima hadiahnya tau2nya sekotak wafer tango strawberry malahan kakak panitianya minta juga ya udah kita kasih terus sebelum pulang kita berbaris per regu untuk mengecek barang2 yg di temukan kakak panitianya.
Ternyata banyak juga yg ketinggalan dan banyak peserta yg kehilangan uang, tapi apa boleh buat salah sendirikan megang uang gak benar. Truk kita udah datang lalu cuacanya kurang baik agak rintik2 jadinya banyak yg berebutan untuk naik ke truk, tapi di truk ada sekelompok anak DP sedang bermesraan istilahnya pacaran jadinya keganggu deh yg lainnya "Ih pacaran di tempat umum, malah gak tau diri lagi" kataku dalam hati so kita berjalan ke Denpasar selama 3 jam.
Sesampainya di lapangan Lumintang kita semua bertemu dengan orang tua kita yg menjemput, tapi kita harus mengambil barang2 kita dan aku pulang seperti biasa, ceritaku sampai di sini dulu ya dan semua ini reality not fake! jadi kalau ingin tau kisahku yg lain ikuti terus ceritaku.
~Tamat~
»»  READMORE...

Rabu, 20 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 3 (menjelang malam terakhir)

Acara bebas! hore akhirnya kita bisa istirahat setelah berpetualangan tadi, tapi eww badan kita kotor2 banget malah muka kekeringan habis di masker lumpur. Dan masih aja hujan jadinya belanja ke warungnya susah, basah2an lagi aduh ramenya minta ampun! desak2kan juga teman kita nitip minta tolong untuk di beliin huuaaah...kagak tahan pengapnya huueeek bau bumbu rujak yg menyengat kena badan lengket2 lagi. Ih untung cepat selesai kalau nggak aku bisa mati berdiri.
Anyway sore itu kita terus makan sampe puas, dan karena besok udah pulang kita merasa rindu sama tempat ini tapi perasaan cepat sekali udah mau pulang. Waktu malam tiba kita semua membentuk lingkaran besar untuk menyaksikan acara api unggun, tapi lama banget gladinya huh sampe2 kakiku pegel nih! tapi saat penyalaan api unggun tiba2 aja hujan datang jadinya kita berlarian ke wantilan "Lagi2 kita tidur di wantilan, yah mau gimana lagi?" bisikku terus di wantilan kita mengadakan acara.
Yaitu lomba atraksi tiap regu, Regu Kobra bermain gitar sambil nyanyi, Regu Serigala sulap matematika, Regu Mawar dan Sakura sama menampilkan puisi, Regu Tulip bernyanyi bersama, dan Regu Elang aku kurang tau soalnya waktu mereka tampil aku gak lihat. Setelah atraksi selesai di wantilan lampunya dimatikan semua dan Kak Dwi dan Kak Ari yg mimpin untuk mengajari kita menyanyi lagu2 perkemahan, wah macam2 deh ada yg judulnya malam minggu, tentang aku, dll tapi setelah nyanyi2 kita boleh gak tidur karena besok gak ada kegiatan apa2.
Pada malam itu aku gak dapat tempat untuk tidur jadinya aku tidur sama kakak kelas. Banyak sekali serangga2 kecil yg berkeliaran disekitar kita uh rasanya geli beterbangan di sekitar kita tapi aku lama2 nutup mataku juga, hehe. Saat jam 4 pagi aku kebangun dan bingung nyari HPku yg tadi kutaruh di perutku sambil kupegang dan ternyata eh di tindih sama kakak kelas untungnya pas dia balik badan aku udah ambil dan habis kuambil udaranya dingin sekali padahal aku udah pakai celana panjang tapi kakiku masih aja gemetaran.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Senin, 18 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 3(bagian petualang 3)

Saat kita mencari nama daun2 di sekitar dan kita baru mendapatkan daun Puring untuk P, Rambutan untuk R, Alang2 untuk A, Manggis untuk M, dan Kelapa untuk K tapi huruf Unya susah ditemuin soalnya jarang nama daun berinisial U dan kita bertanya dengan Kak Okta dan ia bilang ada daun Ubi Singkong di sini terus kita mencari-cari dan dapat juga, tapi Regu Elang sudah datang dan pas sekali saat kita kena hukuman berupa scot jump 10 kali karena huruf A nya harus berbeda dan kita cuma Alang2 doang ya udah deh kita terima aja. Sebelum ke pos 6 kita harus mencari sandi di sekitar jembatan itu, uh gak ketemu-temu udah mondar-mandir ke sana kemari gak ada juga gimana nih? kita harus lebih dulu dari Regu Elang.
Beh! ternyata di balik batu sandinya, sekarang kita temui Sandi Hujan yaitu sandi yg tulisannya menurun dan setiap baris ada 5 huruf. Ini sih gampang sekali daripada sandi yg lain hanya 2 menit aja udah selesai lalu kita beri hasil sandi kita dan untuk menandai kita dari pos 5 Kak Gita mengikati tangan kita dengan gelang dari batang daun lunak, ih gatal2. Habis itu kita menuju pos 6 yg melalui jalan raya dan waktu itu mungkin sekitar jam 12.00 siang karena matahari pas di atas kepala kita duh! gak bawa sandal lagi kakiku kepanasan nyeker apalagi di aspal jalan raya wah!
Yg lain enak banget bawa sandal jadinya santai, lumayan untuk perjalannya dan ternyata pos 6 di dekat tempat perkemahan kita dan di sana ada Kak Dipta dan yg lainnya juga Regu Kobra masih menjalani tugas. Kata kakaknya kita harus menemukan sandi "Pokoknya kalian cari saja bolong di sekitar sini" umum kakak itu dan berputar-putar kita mencarinya dan untungnya kali ini aku yg dapatin sandinya "We! aku dapat!" teriakku dan kita semua melihat apa isi dari sandi tersebut, di tempat terakhir ini kita menemui Sandi Ular hampir sama dengan Sandi Hujan cuman meliuk-liuk aja sih.
Setelah sandi itu selesai kita salin selanjutnya kita harus membuat surat cinta ke salah satu kakak panitianya, aku sih ngasi puisi cinta dan di paling bawah tak kasih "NB: Cuma bercanda doang" biar dikira gak beneran. Dan itupun aku kasih ke Kak Arya karena teman2ku banyak yg kasih ke dia jadinya aku ikut2an aja, setelah itu kita berbaris untuk menyelesaikan petualangan ini tapi sial benar! Regu Elang selesainya bersamaan dengan kita jadinya kita harus balapan dengan mereka dan balapannya kita harus berpegangan tangan dan tak boleh lepas lalu kita harus berdiri dan lari bolak-balik, yah! tapi Reguku kalah jadinya agak belakangan.
Dan Kak Dipta memberi kita pilihan "Kalian mau merayap dari sini sampai ke tempat perkemahan atau nunggu Regu Serigala selesai?" dan kita bingung mau milih yg mana akhirnya kita semua memilih merayap dari sini terus kakak itu bertanya sekali lagi "Benar kalian mau merayap dari sini?" "Iya kak" jawab kita bersamaan ternyata eh! malah ditipu kalau kita itu di kasih kembali ke kemah dengan jalan kaki biasa dan habis selesai semuanya kita di perkemahan santai2 makan minum juga berbelanja ke warung di dekat sana, asyik.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Minggu, 17 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 3(bagian petualang 2)

Saat kita masih menelusuri jalan ke pos 3 akhirnya juga ketemu dan di sana ada Kak Arya dan Kak Marcell, dan syaratnya untuk memasuki kebun untuk mencari sandi kita harus merayu Kak Arya sampai diberi ijin. Dalam pikiranku berkata "Gila tau! masak pakai rayuan segala sih? Amit2 deh!" terus akhirnya kita membacakan puisi cinta yg ada di HPnya Rani dan Kak Aryapun menjawab "Karena kakak sedang berbaik hati kalian boleh masuk" dan kami semua teriak "Horeee...!!" saking gembiranya kami berlari-lari untuk mencari sandi itu, sekarang eh malah Lian yg nemuin sandi itu dan isinya adalah Sandi KULASERING hampir sama dengan Sandi HERMANGOS tapi hurufnya aja yg berbeda.
Wah Regu Elang sudah tiba untung kita sudah selesai dan aduh kasihan sekali Regu Elang, mereka kesusahan untuk merayu Kak Marcell he he, sebelum kita pergi Kak Arya bilang ambil daun mangga untuk masing2 orang dan jangan sampai hilang untuk nanti di pos 6. Sip...kita sekarang melaju ke pos 4 tapi di tengah jalan kita sempat bertanya dengan seorang kakek pakai bahasa Bali untuk menanyakan dimana ada pohon mangga? "Dija ada pohon poh?" tanya Bintang "Oh lurus saja lan ditu ada pohon pohe" jawab kakek itu dan kita semua kompak menjawab "Suksma" yg artinya terima kasih. Dan kitapun menemui pohon mangga itu dan pas pos 4 dekat sana.
Mau tau tantangan di pos 4 itu apa? Outbond! dan ada 2 pilihan yaitu melewati tali atau berenang di sungai sampai bajunya basah tapi sungainya gak deras ya, kita semua melepas sepatu kita juga jaket kita dan yg memilih melewati tali yaitu aku, Tiwi, Lian, dan Ratih sedangkan Bintang, Sika, Novita, Mitha, dan Putri berenang di sungai kecuali Rani dia hanya melintasi sungai tanpa membasahi badan karena dia lagi halangan. Uh gemetaran ngelewatin rintangannya tapi semuanya berhasil dan setelah sampai di seberang kita harus memakai masker lumpur dan ikatan di kepala dari batang tumbuhan lentu, yuck! lagi2 berdandan ala alam huh malah lumpurnya harus menuhin muka lagi jadi kering.
dan saat kita mau mengambil barang kita, kita harus naik lewat tembok yg tinggi semuanya bisa kecuali Novita ia kegendutan sih akhirnya bisa juga dibantu sama pembinanya. Boro2 baru naik malah Regu Elang hampir mendahului kita! Oh ya untuk menuju ke pos 5 kita menelusuri sungai kecil yg panjang sekali, terus ada mata air murni jernih lagi so kita ambil air minum dari sana...hmm...rasanya segar banget cobain deh! tapi semakin lama kita harus menanjak di tanah yg licin, aduh hampir saja jatuh sampai kami mengeluh terus. perjalanan dari pos 4 ke pos 5 mungkin sekitar 5 km waduh! kaki kita pegal2 nih.
Saat di sekitar persawahan kita stop dulu untuk minum dan beristirahat sejenak. Nah di dekat pos 5 Regu Kobra sedang berusaha memetik daun yg dekat jurang dengan kerja sama dan kita tambah bingung apalagi sih tantangan berikut ini? di atas sudah ada Kak Gita dan Kak Okta, mereka menyuruh kita untuk mencari daun yg membuat kata PRAMUKA, jadi kita sekarang harus mencari nama depan daun seperti Palem untuk P.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Sabtu, 16 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 3(bagian petualang)

Rabu 23/01/09
Keesokan harinya kita semua bangun dan agak telat jadi keburu-buru. Duh udah bunyi peluit aku sama teman2 masih pipis dan cuci muka terus kita semua lari ke sana. Di lapangan kita semua baris per regu untuk melaksanakan olahraga, yah! tau2nya cuma pemanasan doang ih nyebelin amat dan setelah itu kita di suruh masak sebelum nanti petualang dimulai, tapi karena gas kita habis jadinya kita pakai kayu bakar untuk masak mie goreng walau tradisional banget ya gak apa deh seadanya aja daripada gak makan bisa-bisa pingsan nanti dan sebelum itu banyak teman2 yg kepingin gak ikut petualang tapi akhirnya jadi ikut semua karena diwajibkan dan semua regu memakai baju olahraga dan membawa alat tulis plus minum untuk nanti di perjalanan.
Sewaktu kita berbaris per regu Kak Budi mengumumkan bagaimana cara ketua regu melapor ke panitia yg menjaga dan setiap ketua regu di tes satu persatu apakah ada yg salah atau tidak. Setelah selesai yg pertama kali berjalan ialah Regu Kobra dari DP menuju ke pos 1, dan habis itu Regu kami gilirannya menuju ke pos 1. Untuk menuju ke setiap pos kita harus mengikuti tanda panah merah(->) tapi kalau ada tanda huruf X berwarna merah (X) itu jalan yg tak boleh dilalui, di pos 1 ialah tempat 'Suku Kolok' yaitu suku yg menggunakan bahasa isyarat tanpa berbicara sedikitpun dan kakak panitianya menyuruh kita untuk menyalin Sandi Kotak untungnya kita masih ingat oh ya sebelum melaksanakan tugas kita semua harus berdandan dulu.
Tau apa saja dandanannya? yaitu lumpur yg ada di aspal jalan bekas hujan, rumput liar untuk di kepala, kaki, dan tangan, dan daun2 untuk hiasan di kepala juga. Saat menulis sandi kita semua berlomba siapa yg paling cepat tapi sayangnya kita belum selesai udah di ambil karena kehabisan waktu jadinya kena hukuman deh, hukuman udah selesai dan kita di beri sebuah surat tapi gak boleh di lihat dulu akhirnya juga kita menuju ke pos 2 dan huff...capek sekali haru menanjak jalan terus waktu hampir sampai di sana kakak panitianya menyuruh cepat2 untuk berbaris dan saat kita lihat Regu Kobra lagi merayap di tanah rerumputan kita semua bingung apa sih yg disuruh? ada2 aja deh! ow ternyata kita disuruh mencari sandi di tanah yg agak benyek eww! sekaligus mencarinya dengan jalan bebek, gila kali.
Dan untung kakak yg lagi satunya baik sama kita jadi kita di kasih jalan biasa, "Eh aku dapat!" teriak Rani dan kita semuapun bersorak gembira. Ternyata di dalamnya ada tulisan berupa Sandi HERMANGOS dan baru aku tau di setiap pos kita harus menyalin sandi yg berbeda-beda terus setelah itu kita sama juga disuruh merayap di tanah rerumputan seperti Regu Kobra tadi uh gatal2 semua badan kita dan setelah itu kita memberikan sepetak surat dari kakak panitia yg berada di pos 1 baru kita menuju ke pos 3, wow kita menelusuri lewat sawah2 juga hutan di sekitar kita.
~Bersambung~
»»  READMORE...