Senin, 18 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 3(bagian petualang 3)

Saat kita mencari nama daun2 di sekitar dan kita baru mendapatkan daun Puring untuk P, Rambutan untuk R, Alang2 untuk A, Manggis untuk M, dan Kelapa untuk K tapi huruf Unya susah ditemuin soalnya jarang nama daun berinisial U dan kita bertanya dengan Kak Okta dan ia bilang ada daun Ubi Singkong di sini terus kita mencari-cari dan dapat juga, tapi Regu Elang sudah datang dan pas sekali saat kita kena hukuman berupa scot jump 10 kali karena huruf A nya harus berbeda dan kita cuma Alang2 doang ya udah deh kita terima aja. Sebelum ke pos 6 kita harus mencari sandi di sekitar jembatan itu, uh gak ketemu-temu udah mondar-mandir ke sana kemari gak ada juga gimana nih? kita harus lebih dulu dari Regu Elang.
Beh! ternyata di balik batu sandinya, sekarang kita temui Sandi Hujan yaitu sandi yg tulisannya menurun dan setiap baris ada 5 huruf. Ini sih gampang sekali daripada sandi yg lain hanya 2 menit aja udah selesai lalu kita beri hasil sandi kita dan untuk menandai kita dari pos 5 Kak Gita mengikati tangan kita dengan gelang dari batang daun lunak, ih gatal2. Habis itu kita menuju pos 6 yg melalui jalan raya dan waktu itu mungkin sekitar jam 12.00 siang karena matahari pas di atas kepala kita duh! gak bawa sandal lagi kakiku kepanasan nyeker apalagi di aspal jalan raya wah!
Yg lain enak banget bawa sandal jadinya santai, lumayan untuk perjalannya dan ternyata pos 6 di dekat tempat perkemahan kita dan di sana ada Kak Dipta dan yg lainnya juga Regu Kobra masih menjalani tugas. Kata kakaknya kita harus menemukan sandi "Pokoknya kalian cari saja bolong di sekitar sini" umum kakak itu dan berputar-putar kita mencarinya dan untungnya kali ini aku yg dapatin sandinya "We! aku dapat!" teriakku dan kita semua melihat apa isi dari sandi tersebut, di tempat terakhir ini kita menemui Sandi Ular hampir sama dengan Sandi Hujan cuman meliuk-liuk aja sih.
Setelah sandi itu selesai kita salin selanjutnya kita harus membuat surat cinta ke salah satu kakak panitianya, aku sih ngasi puisi cinta dan di paling bawah tak kasih "NB: Cuma bercanda doang" biar dikira gak beneran. Dan itupun aku kasih ke Kak Arya karena teman2ku banyak yg kasih ke dia jadinya aku ikut2an aja, setelah itu kita berbaris untuk menyelesaikan petualangan ini tapi sial benar! Regu Elang selesainya bersamaan dengan kita jadinya kita harus balapan dengan mereka dan balapannya kita harus berpegangan tangan dan tak boleh lepas lalu kita harus berdiri dan lari bolak-balik, yah! tapi Reguku kalah jadinya agak belakangan.
Dan Kak Dipta memberi kita pilihan "Kalian mau merayap dari sini sampai ke tempat perkemahan atau nunggu Regu Serigala selesai?" dan kita bingung mau milih yg mana akhirnya kita semua memilih merayap dari sini terus kakak itu bertanya sekali lagi "Benar kalian mau merayap dari sini?" "Iya kak" jawab kita bersamaan ternyata eh! malah ditipu kalau kita itu di kasih kembali ke kemah dengan jalan kaki biasa dan habis selesai semuanya kita di perkemahan santai2 makan minum juga berbelanja ke warung di dekat sana, asyik.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Minggu, 17 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 3(bagian petualang 2)

Saat kita masih menelusuri jalan ke pos 3 akhirnya juga ketemu dan di sana ada Kak Arya dan Kak Marcell, dan syaratnya untuk memasuki kebun untuk mencari sandi kita harus merayu Kak Arya sampai diberi ijin. Dalam pikiranku berkata "Gila tau! masak pakai rayuan segala sih? Amit2 deh!" terus akhirnya kita membacakan puisi cinta yg ada di HPnya Rani dan Kak Aryapun menjawab "Karena kakak sedang berbaik hati kalian boleh masuk" dan kami semua teriak "Horeee...!!" saking gembiranya kami berlari-lari untuk mencari sandi itu, sekarang eh malah Lian yg nemuin sandi itu dan isinya adalah Sandi KULASERING hampir sama dengan Sandi HERMANGOS tapi hurufnya aja yg berbeda.
Wah Regu Elang sudah tiba untung kita sudah selesai dan aduh kasihan sekali Regu Elang, mereka kesusahan untuk merayu Kak Marcell he he, sebelum kita pergi Kak Arya bilang ambil daun mangga untuk masing2 orang dan jangan sampai hilang untuk nanti di pos 6. Sip...kita sekarang melaju ke pos 4 tapi di tengah jalan kita sempat bertanya dengan seorang kakek pakai bahasa Bali untuk menanyakan dimana ada pohon mangga? "Dija ada pohon poh?" tanya Bintang "Oh lurus saja lan ditu ada pohon pohe" jawab kakek itu dan kita semua kompak menjawab "Suksma" yg artinya terima kasih. Dan kitapun menemui pohon mangga itu dan pas pos 4 dekat sana.
Mau tau tantangan di pos 4 itu apa? Outbond! dan ada 2 pilihan yaitu melewati tali atau berenang di sungai sampai bajunya basah tapi sungainya gak deras ya, kita semua melepas sepatu kita juga jaket kita dan yg memilih melewati tali yaitu aku, Tiwi, Lian, dan Ratih sedangkan Bintang, Sika, Novita, Mitha, dan Putri berenang di sungai kecuali Rani dia hanya melintasi sungai tanpa membasahi badan karena dia lagi halangan. Uh gemetaran ngelewatin rintangannya tapi semuanya berhasil dan setelah sampai di seberang kita harus memakai masker lumpur dan ikatan di kepala dari batang tumbuhan lentu, yuck! lagi2 berdandan ala alam huh malah lumpurnya harus menuhin muka lagi jadi kering.
dan saat kita mau mengambil barang kita, kita harus naik lewat tembok yg tinggi semuanya bisa kecuali Novita ia kegendutan sih akhirnya bisa juga dibantu sama pembinanya. Boro2 baru naik malah Regu Elang hampir mendahului kita! Oh ya untuk menuju ke pos 5 kita menelusuri sungai kecil yg panjang sekali, terus ada mata air murni jernih lagi so kita ambil air minum dari sana...hmm...rasanya segar banget cobain deh! tapi semakin lama kita harus menanjak di tanah yg licin, aduh hampir saja jatuh sampai kami mengeluh terus. perjalanan dari pos 4 ke pos 5 mungkin sekitar 5 km waduh! kaki kita pegal2 nih.
Saat di sekitar persawahan kita stop dulu untuk minum dan beristirahat sejenak. Nah di dekat pos 5 Regu Kobra sedang berusaha memetik daun yg dekat jurang dengan kerja sama dan kita tambah bingung apalagi sih tantangan berikut ini? di atas sudah ada Kak Gita dan Kak Okta, mereka menyuruh kita untuk mencari daun yg membuat kata PRAMUKA, jadi kita sekarang harus mencari nama depan daun seperti Palem untuk P.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Sabtu, 16 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 3(bagian petualang)

Rabu 23/01/09
Keesokan harinya kita semua bangun dan agak telat jadi keburu-buru. Duh udah bunyi peluit aku sama teman2 masih pipis dan cuci muka terus kita semua lari ke sana. Di lapangan kita semua baris per regu untuk melaksanakan olahraga, yah! tau2nya cuma pemanasan doang ih nyebelin amat dan setelah itu kita di suruh masak sebelum nanti petualang dimulai, tapi karena gas kita habis jadinya kita pakai kayu bakar untuk masak mie goreng walau tradisional banget ya gak apa deh seadanya aja daripada gak makan bisa-bisa pingsan nanti dan sebelum itu banyak teman2 yg kepingin gak ikut petualang tapi akhirnya jadi ikut semua karena diwajibkan dan semua regu memakai baju olahraga dan membawa alat tulis plus minum untuk nanti di perjalanan.
Sewaktu kita berbaris per regu Kak Budi mengumumkan bagaimana cara ketua regu melapor ke panitia yg menjaga dan setiap ketua regu di tes satu persatu apakah ada yg salah atau tidak. Setelah selesai yg pertama kali berjalan ialah Regu Kobra dari DP menuju ke pos 1, dan habis itu Regu kami gilirannya menuju ke pos 1. Untuk menuju ke setiap pos kita harus mengikuti tanda panah merah(->) tapi kalau ada tanda huruf X berwarna merah (X) itu jalan yg tak boleh dilalui, di pos 1 ialah tempat 'Suku Kolok' yaitu suku yg menggunakan bahasa isyarat tanpa berbicara sedikitpun dan kakak panitianya menyuruh kita untuk menyalin Sandi Kotak untungnya kita masih ingat oh ya sebelum melaksanakan tugas kita semua harus berdandan dulu.
Tau apa saja dandanannya? yaitu lumpur yg ada di aspal jalan bekas hujan, rumput liar untuk di kepala, kaki, dan tangan, dan daun2 untuk hiasan di kepala juga. Saat menulis sandi kita semua berlomba siapa yg paling cepat tapi sayangnya kita belum selesai udah di ambil karena kehabisan waktu jadinya kena hukuman deh, hukuman udah selesai dan kita di beri sebuah surat tapi gak boleh di lihat dulu akhirnya juga kita menuju ke pos 2 dan huff...capek sekali haru menanjak jalan terus waktu hampir sampai di sana kakak panitianya menyuruh cepat2 untuk berbaris dan saat kita lihat Regu Kobra lagi merayap di tanah rerumputan kita semua bingung apa sih yg disuruh? ada2 aja deh! ow ternyata kita disuruh mencari sandi di tanah yg agak benyek eww! sekaligus mencarinya dengan jalan bebek, gila kali.
Dan untung kakak yg lagi satunya baik sama kita jadi kita di kasih jalan biasa, "Eh aku dapat!" teriak Rani dan kita semuapun bersorak gembira. Ternyata di dalamnya ada tulisan berupa Sandi HERMANGOS dan baru aku tau di setiap pos kita harus menyalin sandi yg berbeda-beda terus setelah itu kita sama juga disuruh merayap di tanah rerumputan seperti Regu Kobra tadi uh gatal2 semua badan kita dan setelah itu kita memberikan sepetak surat dari kakak panitia yg berada di pos 1 baru kita menuju ke pos 3, wow kita menelusuri lewat sawah2 juga hutan di sekitar kita.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Kamis, 14 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 2(bagian 2)

Dan setelah itu kita ke wantilan lagi dan tidurnya di sana oh ya sebelumnya kita di suruh makan malam dulu dan reguku tak sempat masak apa2 jadi aku cuma makan ayam goreng tepung buatan ibunya Mitha hmm...lumayan untuk ngisi perut biar gak lapar. Terus sewaktu di wantilan, lampunya semua di matikan dan kita mendengarkan ceramah pembinanya juga ada yg bermain-main senter bikin ricuh aja deh! pembina itu berceramah tentang Agrowisata ini tak lama2 sih lalu habis ceramah Kak Budi mimpin kita untuk melakukan meditasi dengan membawa lilin masing2 tiap anak dan lilin itu kita nyalakan dan di letakkan di depan kita.

Selama meditasi berjalan ada ucapan yg keluar dari Kak Budi dan kita harus merenungkan hal tersebut juga membayangkannya dan setelah selesai kita meniup lilin di depan kita, itupun dilakukan 2 kali dan habis meditasi selesai ada ceramah lagi dari Kak Dwi tapi lucunya semua udah jatuh pingsang, kenapa? karena kemalaman, ngantuk, akhirnya beberapa tertidur di lantai termasuk aku juga tapi aku tak sampai tertidur lelap seperti Novita dan Ratih mereka berdua sudah ketiduran hihihi kedengaran sekali si Novita ngorok alias mendengkur. Lalu kita semua membangunkan mereka berdua "Wee! bangun!" teriakku "Eh udah selesai ayo pindah" ucap Sika dan mereka bangun dan aduh si Novita ketua regu kita susah dibangunin jadi kesal.

Dan akhirnya kita semua tidur walau ada beberapa masih bermain-main, dan ada sebalnya aku terganggu karena saking ributnya tapi untung bisa tidur juga kalau nggak besok gak bisa bangun deh.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Perkemahan di Agrowisata, hari 2

Selasa, 22/01/09
Di lapangan pertama-tama kita mendengarkan pembicaraan Kak Ari ia adalah salah satu panitia yg memimpin tapi sebelum olahraga kita melakukan pemanasan dulu dan setelah itu ada permainan yg disebut Anak, Rumah, Hujan, permainan itu tak beraturan dan saat pembinanya berkata 'Anak' yg berperan menjadi anak harus berpindah tempat kalau ia berkata 'Rumah' yg jadi rumah harus berpindah tapi kalau 'Hujan' semuanya harus berhamburan untuk mencari pasangan lain, ya! tapi kurang seru cuma itu aja kok permainannya anyway nanti siang ada juga permainan lebih seruan daripada yg tadi huh kayak anak TK aja.
Pada saat itu kita sudah berbaris di lapangan dan ternyata kita mau main tarik tambang dengan tali kebo/kerbau bagian pertama yaitu kakak panitianya ternyata yg perempuan gak kalah kuat juga walau agak dibantu sama yg laki-laki, tapi yg buat aku kaget waktu Kak Ari bilang mulai dan kakinya masih menginjak talinya dia mau terangkat karena badannya kurus sih! dan habis itu kita siap2 mau mandi tapi mandinya di kamar mandi yg berbeda soalnya lebih sepi dan diantara regu kita Sika dan Bintanglah yg mandinya paling lama duh! kelamaan nunggu daripada mandi.
Sesudah kita semua selesai mandi kita semua siap2 untuk mengikuti Adventure Mahaja yaitu berkeliling Mahajaya (nama tempat perkemahannya) untuk mengenal berbagai macam tumbuhan di sana, dan regu siapa yg paling banyak dapat nama2 tumbuhan itulah pemenangnya jadi kita harus lebih dulu nih mendapatkannya bagiku sih no problem ya tapi sayangnya hujan lagi hujan lagi, kapan sih gak ada hujan dan terpaksa kita berteduh di balai sekitar tempat itu tapi pencariannya belum berakhir loh karena pembinanya bisa menjelaskan tumbuhan sekitar ya ialah namanya juga orang yg kerja di sana pasti jelas sudah afal.
Wah hujannya sudah berhenti lalu kita kembali ke tenda untuk mengecek barang2 yg tersisa dan semuanya oke-oke aja terus sore itu orang tuanya Mitha datang juga membawakan makanan, wow enak juga nih dibawain makanan hehe Sakura pasti always lucky, oh ya sebelum hari menjelang gelap yg beragama hindu sembahyang di sanggah dekat tempat perkemahan tapi ada beberapa yg gak ikut sembahyang selain beda agama ada juga yg berhalangan.
~Bersambung~
»»  READMORE...

Sabtu, 09 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 1(bagian 2)

Di wantilan kita menaruh tas2 kita dan mengalaskan lantai dengan terpal yg dibawa, "Yah hujan padahal pengen tidur di tenda!" kata Novita "Rugi dong buat tenda" sambung Bintang lalu di wantilan juga ada kegiatan yaitu menonton tayangan Tsunami di Aceh pada tahun 2006 dan Kampung Naga tapi aku udah terlalu capek dan pas menonton film 2012 aku udah tertidur duluan sedangkan teman2ku masih menonton juga ada yg gak bisa tidur sampai jam 2 pagi, uh dingin juga malam itu untungnya aku pakai selimut dan akupun terbangun jam 4.30 WITA.

Sebelum jam 5 banyak yg udah bangun walau beberapa masih aja tidur terutama yg laki-laki dr sekolah DP tadi malam kudengar mereka sengaja bikin suara ngorok dan ada juga di reguku yg ngorok yaitu Tiwi dan Novita merekakan sama2 endut gitu deh! terus pagi itu aku sekaligus teman2ku cuci muka dan pipis karena jam 5 nanti kita olahraga tapi badanku sakit2an nih karena tidur di lantai, leherku pegel nyeri2 jadi gak tahan karena itu setelah itu peluit berbunyi bertanda untuk segera berkumpul di lapangan jadinya kita semua lari ke sana.

~Bersambung~
»»  READMORE...

Jumat, 08 Januari 2010

Perkemahan di Agrowisata, hari 1

Senin, 21/12/09
Pagi hari ini aku sudah siap untuk ngumpul di lapangan Lumintang sebelah sekolahku, bawaannya berat amat sampai ngos2an huh ya udah terpaksa aku harus bawa. Di lapangan kubertemu dengan teman2ku ada si Rani,Putri,Sika,Bintang,Ratih,Novita,Tiwi,Mitha,dan Lian kita semua 1 regu yg bernama "Sakura" dan bukan cuma SMPN 10 Denpasar aja yg ikut kemah, DP aliaz Dharma Prajapun juga ikut. Saat pengangkutan barang kita menunggu di belakang truk yg mengantarkan kita ke Agrowisata,Desa Tua di Kab. Tabanan oh ya namaku Sinta dan aku duduk di kelas 7/1 SMP setelah kita berjalan aduh! udah sempit2an, dorong2an wah sampai kesel aku terus didorong tapi akhirnya kita tiba di tempat itu.
Di sana kita langsung menuju tempat perkemahannya sementara barang2 kita di turunkan oleh kakak2 panitianya, kita berbaris peregu untuk pembagian tempat tendanya. Huuaahh!! tenda kita deket jalan dan di pohon2 yg banyak semutnya cape deh...selama kegiatan masak kita agak terganggu karena ada kakak2 yg ganggu skaligus anak2 DP mau minjam peralatan masak kita tapi enak aja kitakan cuma bawa pas2an siapa suruh gak bawa! btw di tempat itu banyak pohon duriannya jadi kepengen nieh. Pada siang hari sekitar jam 12 kita panas2an melakukan upacara pembukaan di lapangannya "Huh nanti gosong seperti ayam panggang" ucapku sambil keringetan "Duh kakiku cape nih" kata Sika di sebelahku "Kujuga" jawabku dan tiba2.....jreng, jreng! hp salah satu anak dari DP bunyi dengan deringan lagu Vierra-Perih lalu ia matikan hpnya dan ada bunyi "Dari Telkomsel" "Hp gak di silent udah tau lagi upacara" bisikku "Ya bikin ribut aja!" bales Ratih.
Upacara akhirnya selelsai juga dan kita kembali ke tenda kita untuk makan siang ala buatan kita sendiri tapi nasinya agak gosong dan si Novita ketua regu kita ngomel "Makanya kalian gak mau dengerin aku tadi!" dalam pikiranku aku berkata "Kasih tau aja udah cukup gak usah marah2 kek!" beruntungnya kubisa menahan rasa keselku kalau gak udah kuterjang tu orang. Sore hari waktunya mandi dan kita semua saling tunggu menunggu untuk dapat giliran dan saat giliranku aku udah cepet2 mandinya tapi anak PMR di luar marah2 juga ngomongnya kurang ajar "Baru aja masuk udah disuruh cepet2, emang dia siapa?" ucapku tak jelas, sesudah kuselesai aku langsung menuju ke tenda untuk sisiran, tak lama kemudian hujan rintik2 datang kita tergesa-gesa memindahkan barang ke wantilan dekat tenda kita, sayang tenda kita basah dan tak bisa tidur di sana jadinya kita pindah ke wantilan dekat tempat parkir.
~Bersambung~
»»  READMORE...